Jumat, 19 Maret 2010

KEUNTUNGAN DARI BERFIKIR KREATIF

KEUNTUNGAN DARI BERFIKIR KREATIF DAN MENYELESAIKAN MASALAH SECARA KREATIF

Sebelum saya membahasa sub topik ini, silahkan dibaca pendapat dari beberapa orang pakar pendidikan Indonesia yang mencoba memotret kondisi lulusan perguruan tinggi Indonesia dihadapkan kepada tantangan dunia kerja. Ada beberapa kata kunci dari pendapat-pendapat mereka yaitu ; kemampuan bekerja tim, kreativitas, komunikasi adalah kompetensi utama yang dibutuhkan didunia kerja, bahkan hanya 4,19 % saja dari lowongan pekerjaan yang dimuat diharian Kompas mensyaratkan Indeks Prestasi minimal. Sayangnya Perguruan Tinggi lebih fokus ke yang 4,19 % dan tidak menyiapkan tiga kompetensi utama tersebut diatas.
Sebuah kenyataan lain adalah dunia kita dibanjiri oleh mesin-mesin dan alat Bantu yang mempermudah kerja kita. Kalkulator, handphone, computer, mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan matematik dengan mudah. Kerjaaan menghitung sampai model-model matemati yang rumit yang dilengkapi dengan simulasi bisa dikerjakan dengan alat Bantu yang terjangkau harganya. Sehinga perkerjaan-pekerjaan rutin yang melelahkan dan menghasbikan waktu bisa kita sisihkan. Seluruh potensi berfikir kita bisa kita kerahkan untuk menyelesaikan masalah secara kreativ (Creative Problem Solving). Produktifitas kita akan naik ketika otak kita melakukan kegiatan-kegiatan seperti ; mengajukan pertanyaan ,eksplorasi, menemukan, berkreasi, kesmua pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh computer yang paling canggih sekalipun.
Dunia bisnis dan Industri sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara kreatif (creative problem solving). Kita selalu membutuhkan produk-produk baru yang kompetetif serta juga menemukan cara-cara baru yang kreatif untuk mengerjakan suatu proses bisnis.
Keuntungan langsung kepada pribadi kita adalah, kemampuan untuk menyelesaikan masalah secara kreativ akan memepekaya hidup kita, baik itu dalam kehidupan pribadi, rumah tangga atau bermasyarakat. Kita akan selalu menemukan cara baru dalam berhubungan dengan orang-orang disekitar kita. Di dalam dunia pekerjaan, kita akan merasa lebih bersemangat dan bahagia, karena kita menggunakan otak untuk mengesplorasi segala macam kemungkinan dan bermain-main dengan ide baru dalam dunia kerja , sehingga mungkin kita akan sering kaget dan senang terhadap kejutan-kejutan yang muncul dari aktivitas baru otak kita. Melalui creative Problem Solving, masalah-masalah yang kita hadapi akan diselesaikan dengan cara yang baru dan sering kali lebih berkualitas daripada cara lama. Dan Creative Problem Solving menggabungkan sekaligus dua sisi kemampuan kita secara seimbang yaitu kemampun analitis dan imaginative.
Suatu survey yang diadakan di Amerika mengenai subyek-subyek yang paling dibutuhkan oleh orang-orang yang ingin berkarir di bidang rekayasa dan teknologi bisa dibaca pada table 1.1. Yang mengejutkan adalah dari 10 besar pertama, mungkin hanya 1 subyek yaitu Probability and Statistics yang diajarkan di Fakultas Teknik. Dan 8 diantara 10 besar subjek pertama adalah subyek-subyek yang umumnya tidak diajarkan di fakultas manapun seperti creative and innovative thinking. Sekarang ini bahkan kualifikasi dan gelar seseorang tidak menjadi yang terpenting. Jika anda mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah (problem soving) maka anda akan diterima bekerja ditempat yang bahkan nampaknya tidak sesuai dengan spesifikasi atau izasah anda. Perhatikan saja banyak sekali posisi pekerjaan di Bank yang diisi oleh sarjana teknik, pertanian atau science, karena mereka dianggap memiliki kemampuan berfikir analitis dan mampu menyelesaikan masalah secara keratif.

Tabel 1
Subject Most Needed for Careers in Engineering and Technology
Rank subject
1. Management practices
2. Technical Writing
3. Probability and Statistics
4. Public speaking
5. creative and innovative thinking
6. working with people
7. Visualization
8. Reading
9. Communication with people
10. Finance, marketing,accounting
11. Use of computers
12. Heat Transfer
13. Instrumentation and measurement
14. Data processing
15. system programming
16. Economics
17. Ordinary diff. Equations
18. Logic
19. Engineering economics Rank subject
20. Application programming
21. Psychology
22. Reliability
23. Vector Analysis
24. Electronics and Circuit design
25. Laplace transform
26. Solid-state physics
27. Electromechanicalenergy transformation
28. matrix algebra
29. computer system engineering
30. operation research
31. law principles ;patent and contracts
32. information and control systems
33. numerical analysis
34. physics of fluids
35. Thermodynamics
36. Electromagnetics
37. Human engineering

Pada tahun 1990, The American Society for Training and Development melaporkan hasil survey tentang kebutuhan terhadap sumber daya manusia. Survey itu dilakukan terhadap para eksekutif dari 93 persen perusahaan yang terdaftar di Fortune 500. Hasilnya adalah subyek-subyek yang paling menjadi perhatian mereka dalam rangka mendidik karyawannya adalah ;
• Problem Solving (58 %)
• Teamwork (51 %)
• Interpersonal skills (48 %)
• Oral communication (45 %)
• Listening (43 %)
• Writing ( 41 %)
• Goal Setting ( 33 % )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar